SDA

SUMBER DAYA ALAM

Di Kabupaten Nabire ada beberapa jenis tanah yang dipengaruhi oleh letak ketinggian daerah maupun bahan induk penyusunannya. Jenis-jenis tanah yang terdapat di daerah ini antara lain : alluvial, renzina litoral, podsol, mediteran, renzina, pedsolik merah kuning, organozal dan hidromorf kelabu.
– Alluvial : Berkembang dari bahan induk alluvium maupun kolovium, terdiri atas liat, debu, pasir dan kerikil. Jenis ini merupakan bagian terbesar yang mengisi daerah dataran baik dataran pantai, dataran rendah, dataran tinggi, cekungan-cekungan (lembah) diantara perbukitan maupun daerah sungai bagian tengah dan hilir.
– Renzina Litozal : Jenis tanah ini terbentuk sebagai akumulasi dari bahan induk kapur dan batuan beku. Pada umumnya terdapat pada daerah bergelembung/berbukit, berwarna hitam kelabu, bereaksi netral hingga alalis dengan kandungan bahan organik dan hara relatif rendah. Sebagian besar terdapat di daerah perbukitan dan pegunungan di Distrik Napan , Uwapa, Siriwo, Sukikai, Mapia, Kamu dan Ikrar.
– Podsolik Coklat Kelabu dan Podsal : Tanah-tanah podsolik berwarna coklat kelabu karena pengaruh tanah renzina litozal yang berwarna hitam kelabu dan podzal yang berwarna pucat. Podzolik coklat kelabu berasal dari batu pasir dan sedimen kuarsa, bersifat masam, hara, dan organik rendah. Sedangkan tanah podsal ditemukan di daerah Mapia, Kamu dan Ikrar berasal dari tanah vulkanis asam.
– Mediteran Renzina, Podsolik Merah Kuning dan Higromorf Kelabu. Di lapangan ditemukan berwarna merah kuning. Mediteran Renzim berkembang dari batu kapur keras, zedimen dan tanah vulkanis basa. Jenis tanah ini amat peka terhadap erosi.

Leave a Comment

*

code