Perayaan HUT Ke-53 Yayasan Pendidikan Kristen Di Tanah Papua Kabupaten Nabire

ypk4Nabirekab.go.id Senin 9/3, Bertempat di lapangan upacara SMA YPK Tabernakel – Oyehe Nabire dilaksanakan Upacara bendera dalam rangka HUT YPK Ke-53 di tanah Papua. Hadir dalam upacara tersebut Bupati Kabupaten Nabire, SETDA kabupaten Nabire, Drs. Johny Pasande, Asisten III kabupaten Nabire, Para pimpinan SKPD, BPK Paniai, Bakal Klasis Nabire Timur, Pengelola Sekolah Wilayah (PSW) YPK, Para kepala sekolah dan Dewan guru serta siswa siswi YPK mulai dari TK,SD,SMP,SMA se kabupaten Nabire.

Pada kesempatan ini bertindak sebagai pembina upacara Bupati Nabire Isaias Douw S.Sos, Dalam sambutannya beliau mengajak kita semua, sejenak menoleh ke belakang tentang sejarah perkembangan YPK di tanah Papua. Yayasan pendidikan Kristen terbentuk atas pemikiran 2 (dua) orang zendeling yakni C.W. Ottow dan J.G. .Geissler untuk memisahkan antara pekabaran dan pengajaran, sehingga pada tahun 1856 mereka mendirikan sebuah sekolah yang sederhana di Pulau Mansinam yang tentunya disesuaikan dengan kondisi saat itu. Dalam perkembangan pendidikan Kristen di tanah papua, telah berhasil mengangkat harkat dan martabat masyarakat dari ketertinggalan dan memberikan kontribusi yang amat besar bagi upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di daerah ini.


ypk1ypk3

 Peringatan  HUT ke-53 Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di tanah Papua tahun 2015 ini Mengetengahkan Thema : ”YPK SIAP MELAYANI DENGAN KASIH DAN HARAP KEPADA KRISTUS.” dan  Sub Thema : ‘DENGAN HUT KE-53 YPK SIAP MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN UNTUK MENCAPAI SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA YANG BERKUALITAS”. Hal ini menunjukan bahwa YPK terus berupaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memerangi kebodohan dan keterbelakangan di tanah papua, yang keberhasilannya tentu sangat tergantung dari dukungan kita semua, baik pemerintah dan masyarakat di daerah ini.ypk2

 Beliau juga mengatakan, sebagai yayasan hendaknya menjadikan peringatan ini sebagai wahana evaluasi akan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan maupun yang belum dapat dilaksanakan. Sebab dengan demikian kedepan nantinya semua program kerja yang telah direncanakan dapat dikerjakan dengan baik.

Diakhir sambutannya dirinya mengharapkan agar kedepannya dapat meningkatkan sumber daya manusia di daerah ini, juga akan semakin mempertebal kualitas keimanan terhadap Tuhan yang maha kuasa, selanjutnya diharapkan pula agar lewat peringatan ini, hendaknya kita jadikan motivasi dan semangat dalam kehidupan ini, untuk lebih baik bermanfaat bagi kita semua sehingga kedepannya memberikan arti kehidupan yang baru bagi umat manusia. Harapannya, peringatan ini menjadi proses menuju suatu perubahan untuk meningkatkan iman dan kepercayaan kepada Tuhan Yesus Kristus, guna mewujudkan kehidupan yang semakin damai dan sejahtera untuk menuju keselamatan yang kekal dan abadi nanti.

Sebagai penutup, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat terutama warga YPK, atas dukungan dan perannya dalam menciptakan situasi dan kondisi yang semakin kondusif di daerah ini, terutama dalam mensukseskan pesta demokrasi PILKADA nanti, sehingga pembangunan di kabupaten Nabire yang kita cintai ini dapat berjalan dengan, menuju masyarakat nabire yang berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri.

 ypk5 ypk6ypk7

Setelah upacara bendera, acara dilanjutkan dengan  kunjungan ke stand kreasi siswa- siswi sekolah TK,SMP dan SMA YPK yang meyediakan berbagai aneka ragam kerajinan tangan yang di dapatkan melalui pendidikan Muatan Lokal (MULOK) misalnya “Pembuatan noken, bunga, tempat tissu, serta berbagai jenis makanan khas Papua. Di samping itu juga Bupati memberikan bantuan 2 unit komputer bagi SMA YPK, dan juga dana bantuan bagi pembangunan gedung Klasis Paniai.

 

Slogan “YPK BANGKIT” memberi spirit/pendorong dalam hal konsolidasi Organisasi, konsolidasi personil dan konsolidasi program untuk membangun kebersamaan, bangkit bersama, maju bersama dan bekerja bersama-sama di dalam mengembangkan YPK, agar terang Kristus Bercahaya dalam kehidupan generasi Kristen kini dan seterusnya dengan pola pendekatan Yesus Kristus melalui 3 (tiga) dimensi: “Memberikan Injil, Mengajar Dan Melayani. (U. Rumadas)