Percepatan rekonstruksi & pembangunan infrastruktur jalan di dalam kota dan luar kota adalah salah satu prioritas utama dalam visi dan misi Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si dan Wakil Bupati, Ismail Djamaluddin. Dalam rangka mewujudkan visi dan misi ini, pada tahun anggaran 2022 ini, Bupati Mesak tengah melakukan rekonstruksi & pembangunan sejumlah ruas jalan yang rusak dalam kota Nabire dan membuka jalan baru di sejumlah titik strategis luar kota Nabire. Sejumlah jalan belum direkonstruksi & dibangun pada tahun ini karena keterbatasan anggaran akibat defisit maka akan direkonstruksi & dibangun pada tahun anggaran 2023. Atas kebijakan ini, apresiasi berdatangan! Berikut laporannya!

=== & ===

NABIREKAB.GO.ID – Percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam kota dan luar kota di Kabupaten Nabire (15 distrik) adalah salah satu prioritas utama dalam visi dan misi Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si dan Wakil Bupati, Ismail Djamaluddin. Dalam rangka mewujudkan visi dan misi ini, pada tahun anggaran 2022 ini Bupati Mesak telah intruksikan kepada Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nabire untuk segera melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak dalam kota Nabire dan pembukaan jalan baru di sejumlah titik strategis luar kota Nabire.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nabire, Martinus Makai, S.H., kepada media ini mengatakan, “Bupati Mesak telah memerintahkan kepada kami agar mempercepat peningkatan rekonstruksi jalan dan jembatan di Kabupaten Nabire. Beliau sampaikan, tidak ada lagi jalan yang berlubang dalam kota dan segera lakukan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah titik strategis di luar kota seperti jalan ke Bandara Nabire, jalan masuk ke tempat wisata Hiu Paus, dan lainnya.”

Martinus menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti perintah Bupati tersebut. “Saat ini, kami sedang merekonstruksi sejumlah ruas jalan dalam kota dan pembangunan jalan di sejumlah titik di luar kota.”

“Tahun 2022 ini, kami sedang mempercepat peningkatan/rekontruksi jalan Sentral Pasar Kalibobo, peningkatan Jalan transportasi perdesaan SPC, Karadiri II. Wanggar Makmur Distrik Wanggar, peningkatan rekontruksi jalan Dr. Sam Ratulangi Oyehe, peningkatan rekontruksi jalan Kusuma Bangsa Kalisusu, pembangunan jalan Bandara Baru SPC Bumi Mulia Distrik Wanggar, dan pembangunan jalan Akudiomi Kwatisore Distrik Yaur.”

Martinus mengatakan, beberapa ruas jalan dalam kota seperti, pelebaran jalan Mandala, peningkatan rekon jalan Djayanti, peningkatan rekon jalan Ujungpandang-jalan Jakarta, peningkatan rekon jalan Matoa dan seterusnya menjadi pehatian utama pemerintah di tahun 2023 mendatang.
Selain infrastruktur jalan, kata Martinus, pihaknya juga sedang melakukan penanganan drainase dalam perkotaan dengan cara membentuk Satgas dari Dinas PUPR untuk bertindak cepat, melangka cepat. Sesuai indikator kinerja bahwa tidak ada yang tersumbat saluran dalam perkotaan. Ini terus diupayakan.

“Jadi, selain infrastruktur jalan dan drainase, Bupati juga memerintahkan agar konsentrasi pada air bersi dalam perkotaan, air bersih kawasan Bandara Baru Wanggar SPC, dan lampu kawasan Bandara dan sejumlah titik lainnya,” kata Martinus.
Berikut ini adalah beberapa program Bupati Mesak dalam kontek peningkatan infrastruk daerah yang merupakan program prioritas penangan dalam kota dan diluar kota yang tersebar pada 15 distrik kabupaten Nabire.

Rekontruksi Jalan Sentral Pasar Kalibobo

Peningkatan/rekontruksi jalan setral Pasar Kalibobo sedang dikerjakan dengan panjang ruas 0,559,m dari sumber dana DAK Reguler.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nabire, Martinus Makai, S.H., menjelaskan, “Ruas jalan sentral Pasar kalibobo ini awalnya direncanakan untuk jalan A. Bobaigo Karang Tumaritis, namun dengan melihat kebutuhan dan tingkat kerusakan dan layanan masyarakat sesuai Visi dan Misi Bupati Mesak Magai, S.Sos. M.Si maka atas perintah Bupati kepada kami Dinas PUPR sebagai pejabat yang baru digantikan untuk mengupayakan dikementerian pada saat verifikasi tahap kedua untuk dipindahkan lokus ke Jalan Sentral Pasar Kalibobo.”

Dijelaskan Martinus, progres kegiatan ini per tanggal 01 September 2022 telah mencapai 65%. “Kami merasakan di lapangan, masyarakat antusias menerima program ini, tidak hanya para penjual tetapi para pembeli yang selama ini mengeluhkan jalan masuk dan keliling pasar Kalibobo juga apresiasi dengan program bupati ini.”

“Saya sebagai Plt Kepada Dinas PUPR juga sangat puas dengan pengerjaan jalan ini karena dari semua sisi tahapan pekerjaan berjalan baik dan lancar sekalipun banyak kendala yang dihadapi oleh penyedia. Dari sisi kualitas juga bagus, aspal tebal dan halus. Kita harapkan agar perputaran ekonomi di Pasar Kalibobo meningkat,” kata Martinus.

Rekontruksi Jalan Dr. Sam Ratulangi Oyehe

Martinus juga menjelaskan, pihaknya telah tengah melakukan peningkatan/rekontruksi jalan Dr. Sam Ratulangi Oyehe Distrik Nabire. “Panjang Ruas 2,144, KM dengan prodak pengaspalan HRS dari sumber Dana DAU (BTT) dengan kebijakan Bapak Bupati untuk menjawab kebutuhan dan keluhan masyarakat karena Ruas Jalan Sam Ratulangi menjadi Jalan utama bagi masyarakat umun ke Pasar Oyehe, ke sekolah dan pusat pembelanjaan ke pertokoan dalam rangka peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat.”

“Jalan ini juga menjadi jalan utama akses keluar masuk dari terminal Oyehe ke pasar Karang Tumaritis, Ke Pasar Siriwini dan Pasar Kalibobo dan seterusnya,” kata dia.

“Dengan terbangunnya jalan dimaksud wajah pembangunan infrastruktur terlihat lain dengan sebelumnya, sikap Bupati saat ini adalah kebijakan cepat, tepat pada sasaran pembangunan dalam rangka mewujudkan Nabire Hebat, dan mandiri menuju Pembangunan Provinsi Papua Tengah,” kata Martinus.

Rekontruksi Jalan Kusuma Bangsa Kalisusu

Pada tahun ini, kata Martinus, sesuai perintah Bupati, pihaknya sedang melakukan peningkatan/ rekontruksi sepanjang jalan Kusuma Bangsa Kalisusu Distrik Nabire.

“Jadi jalan Kalisusu ini panjang ruas 2,150 KM dengan prodak pengaspalan HRS dari sumber dana DAU (BTT),” kata Makai.

“Ini juga adalah kebijakan Bapak Bupati untuk menjawab kebutuhan dan keluhan masyarakat karena ruas jalan Kusuma Bangsa menjadi Jalan utama bagi masyarakat umum terutama anak sekolah karena jalur jalan Kusuma Bangsa terdapat beberapa sekolah baik TK, SD, SMP, dan SMA,” kata Makai.

Martinus menjelaskan, “Kami terus melakukan pengawasan di lapangan sesuai perintah Bupati. Karena, Pak Bupati inginkan jalan-jalan utama segera selesai. Jalan dalam kota adalah wajah kita, wajah Nabire, wajah ibu kota Provinsi Papua. Hal inilah yang Bupati sampaikan kepada kami OPD sesuai bidangnya, tunjukkan bahwa Nabire Hebat.”

Peningkatan Jalan Transportasi Perdesaan SPC, Karadiri II

Martinus juga menjelaskan, selain dalam kota, pihaknya juga telah mengerjakan peningkatan jalan Transportasi Perdesaan SPC, Karadiri dengan Panjang Ruas, 5,150 KM dari sumber Dana DAK Tarndes.

“Jalan transportasi pedesaan ini diutamakan karena menghubungkan jalan nasional dengan rencana lokasi kantor Gubernur. Jalan ini menjadi jalan strategis dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan membuka dan membangun akses jalan ini memberikan nilai positif bagi masyarakat yang punya lahan pertanian dan perkebunan disekitar itu,” kata Martinus.

Martinus mengakui, “Sekalipun dalam pengerjaan kegiatan jalan ini banyak kendala dan masalah yang dihadapi oleh penyedia atau kontraktor tetapi semuanya bisa diselesaiakan demi pencapaian pembangunan dan target visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire.”
“Hasil monitoring kami per 7 September 2022, progres kegiatan telah mencapai 15% dan diperkirakan selesai akhir tahun ini,” kata dia.

Pembangunan Jalan Bandara Baru SPC Bumi Mulia Distrik Wanggar

Berkenaan dengan Kabupaten Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah, maka pembangunan bandara baru di Karadiri Nabire akan segera dipercepat. Oleh karena itu, jalan masuk ke bandara adalah tanggung jawab pemerintah daerah. Berkenaan dengan itu, salah satu Fokus dari Bupati Mesak adalah pembangunan jalan Bandara Baru SPC Bumi Mulia Distrik Wanggar.

“Panjang ruas jalan yang dibangun adalah 1,610, KM dari sumber dana DTI Otsus tahun anggaran 2022. Ruas jalan ini menjadi kewenangan pemerintah Daerah Kabupaten Nabire. Akses jalan bandara baru ini juga merupakan penghubung dari ruas jalan Nasional ke bandara baru, panjang ruas sekitar 3,500 KM. jadi, pembangunan jalan bandara baru juga sudah masuk dalam program

strategis nasional tahun 2020 – 2024, termasuk Ranwey dan gedung terminal dan fasilitas pelengkap lainnya, sehingga target pembangunan harus selesai tahun 2023,” jelas Martinus.

Dijelaskan Martinus, “Kami pemerintah daerah sudah usulkan kepada pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat melalui sumber dana DTI Otsus untuk pengaspalan HRS panjang ruas Jalan 3,400 KM. Ini perencanaannya dibangun dua jalur sekaligus Penerangan Jalan Umum pada Jalur hijau atau median jalan.”

“Pembangunan ruas jalan 1,610, KM dari sumber dana DTI Otsus tahun anggaran 2022 ini, berdasarkan hasil monitoring Dinas DPUPR Kabupaten Nabire per tanggal 05 September 2022, progress telah mencapai 20% dengan kinerja penyedia yang cukup bagus dan mampu menyelesaiakan pekerjaan dimaksud,” tutur Martinus.

Pembangunan Jalan Akudiomi Kwatisore Distrik Yaur

Selain jalan dalam kota dan jalan akses pada fasilitas strategis, pada tahun ini Bupati Mesak juga memberikan perhatian khusus pada jalan masuk ke obyek wisata Hiu Paus di Kwatisore, yakni pembangunan jalan Akudiomi Kwatisore Distrik Yaur.

“Jalan Akudiomi Kwatisore Distrik Yaur ini panjang ruas jalan 4,580 KM dari sumber dana OTSUS tahun anggaran 2022. Ini menjadi akses jalan yang menghubungkan dari ruas jalan nasional ke kampung Kwatisore. Bupati melihat bahwa Kwatisore adalah pusat wisata Hiu Paus yang sudah dikenal secara nasional dan internasional oleh karena akses jalan masuk menjadi penting,” kata Makai.

Makai menjelaskan, “Dengan peningkatan infrastruktur jalan masuk ini diharapkan pengelolaan wisata Hiu Paus semakin baik sehingga menambah pendapatan bagi masyarakat dan daerah. Ini juga salah satu langkah Bupati Mesak untuk menyiapkan infrastruktur akses jalan dalam rangka menyambut Sail Teluk Cenderawasih yang akan dilaksanakan pada tahun 2023.”

Diketahui, Sail Teluk Cenderawasih akan diikuti oleh lima kabupaten di kawasan Teluk Cenderawasih dan dihadiri oleh Presiden dan wisatawan dari dalam dan luar negeri. Pembangunan jalan masuk ini adalah salah satu keseriusan Bupati Mesak untuk menyambut dan menunjukkan dan mengenalkan kepada dunia luar bahwa Nabire memiliki potensi wisata yang luar biasa. Maka ekonomi masyarakat setempat meningkat.

Apresiasi Berdatangan

Berkenaan dengan peningkatan dan pembangunan sejumlah ruas jalan dalam dan luar kota ini menuai apresiasi dari berbagai pihak. Apresiasi tidak hanya dari masyarakat Nabire yang menerima manfaat dari peningkatan dan pembangunan sejumlah ruas jalan ini tetapi juga dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Kami tunggu bertahun-tahun jalan Kalibobo ini dibenahi. Kami senang sekali Bapak Bupati Mesak sudah realisasikan sekarang. Akibat jalan ini, masyarakat juga jarang berbelanja di Kalibobo. Sekarang ini, Bupati sudah wujudkan harapan kami. Jalan dibuat sangat halus dan luar biasa. Pemimpin yang hebat, dia jawab keluhan kami masyarakat,” kata Suryadi, salah satu pedagang pasar Kalibobo kepada media ini.

“Saya berharap dengan adanya rehabilitasi jalan di pasar Kalibobo ini dan dengan kebersihan yang sudah ditingkatkan oleh Bupati, Kalibobo benar-benar menjadi pasar sentral. Sekarang Kalibobo menjadi pusat pembelanjaan masyarakat yang akses jalannya bagus dan kebersihannya teratasi, sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” kata Suryadi.

Manfred juga mengapresiasi berkenaan dengan peningkatan/rekontruksi jalan Dr. Sam Ratulangi Oyehe dan jalan Kusuma Bangsa Kalisusu Distrik Nabire.

“Saya lihat akan ada wajah kota sekarang. Kebersihan sudah ditangani dengan baik sekarang dan ditambah dengan pembangunan jalan ini maka wajah kota akan kelihatan. Itulah pemimpin yang peka melihat kondisi kota. Kami senang, apalagi gara-gara jalan rusak ini, ban motor saya pernah bocor dan saya maki-maki pemerintah tetapi sekarang sudah diatasi,” kata Manfred.

Tidak hanya Manfred, Monica juga mengungkapkan hal senada. “Ini luar biasa, ini yang kami tunggu-tunggu. Tidak percuma kami mendukung Bupati Mesak pada Pilkada. Karena, sebenarnya kami mendukung pemimpin itu bukan untuk kasih kami sesuatu secara pribadi tetapi untuk memperhatikan kebutuhan untuk seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih dan lainnya agar semua kegiatan kami dapat berjalan lancar, anak-anak lancar ke sekolah, kami lancar usaha, dan lainnya. Wajah kota akan terlihat.”
Apresiasi juga disampaikan oleh tim monitoring persiapan provinsi Papua Tengah dari Jayapura dan Kementerian Dalam Negeri.

“Kami lihat Bupati Mesak ini mengebut sejumlah ruas jalan di Nabire, baik dalam kota dan sejumlah titik strategis di luar kota. Ini luar biasa, kesiapannya,” kata salah satu anggota Tim dari Jakarta dalam diskusi kediapan ibu kota Papua Tengah. [Tim Dinkominfo Nabire]

 4 total views,  1 views today

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.