{"id":12972,"date":"2022-01-10T20:56:00","date_gmt":"2022-01-10T11:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/?p=12972"},"modified":"2022-05-13T04:56:29","modified_gmt":"2022-05-12T19:56:29","slug":"bupati-mesak-beri-penghargaan-200-juta-kepada-pencipta-lagu-tanah-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/2022\/01\/bupati-mesak-beri-penghargaan-200-juta-kepada-pencipta-lagu-tanah-papua\/","title":{"rendered":"Bupati Mesak Beri Penghargaan 200 Juta Kepada Pencipta Lagu \u201cTanah Papua\u201d"},"content":{"rendered":"<p>Nabirekab.go.id &#8211;  Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si memberikan uang senilai Rp200.000.000 (dua ratus juta) sebagai penghargaan kepada pencipta lagu \u201cTanah Papua\u201d, Yance Rumbino pada penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nabire Tahun Anggaran 2022.<\/p>\n<p>Bupati Mesak mengatakan, \u201cSaya sebagai putra asli Nabire, saya mengenal  Pak Yance Rumbino adalah salah satu  tokoh yang mengabdikan diri untuk  kemajuan  seni dan musik di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Nabire. Hampir seluruh hidupnya, Pak Yance persembahkan untuk kemajuan seni dan musik dengan menjadi guru seni dan budaya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cLagu \u201cTanah Papua\u201d adalah salah satu maha karya bapak Yance Rumbino, yang kini dinyanyikan sebagai lagu wajib pada setiap acara resmi di seluruh tanah Papua. Saya yakin bahwa bapak Yance Rumbino menciptakan lagu ini berdasarkan kesaksian dan perenungan  akan keindahan dan kekayaan alam tanah Papua,\u201d kata Mesak pada acara penyerahan penghargaan yang disaksikan oleh DPRD, seluruh OPD dan disiarkan secara langsung melalui RRI Nabire itu.<\/p>\n<p>\u201cSebagai seorang musisi, seniman dan guru yang menghabiskan hidupnya di Nabire, saya yakin bahwa pak Yance menciptakan lagu ini  saat ia menyaksikan   hutan dan gunung-gunung yang menjulang tinggi di kabupaten ini, yang di dalamnya menyimpan berbagai kekayaan alam. Hutan yang terhampar luas  mulai dari Wapoga sampai Yaur, Menou sampai Siriwo  yang mana di dalamnya  menyimpan  berbagai kekayaan  baik yang berada di atas tanah  dan di bawah tanah,\u201d kata Bupati Mesak.<\/p>\n<p>Dikatakan Bupati Mesak, \u201cGunung-gunung yang menjulang tinggi, seperti  gunung gamei, gunung waylang\/Kobouge dan pegunungan lainnya. Sungai-sungai besar dan deras yang mengalirkan emas seperti  sungai  mosairo, sungai bedu, sungai dipa, sungai  menou,  sungai kibisai,  kali bumi, dan kali lainnya. Oleh karena itu, saya sebagai anak negeri Nabire, saya merasa belum terlambat apabila, pada kesempatan ini, pada usia pak Yance yang ke-69 ini, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang sertinggi-setingginya dalam ruang sidang terhormat ini.\u201d<\/p>\n<p>Karena, kata Bupati, \u201cLagu yang  pak Yance ciptakan  ini adalah wujud keagungan  dan rasa syukur  kepada Tuhan atas ciptaan-nya yang maha agung. dan, lagu ini juga  sekaligus  sebagai  bentuk  kebanggaan  kita dan  mengingatkan kita untuk  menjaga dan mengelola  kekayaan alam untuk  kemakmuran dan kesejahteraan  seluruh  masyarakat yang mendiami di atasnya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cPerlu saya sampaikan bahwa, lagu \u201cTanah Papua\u201d  telah didaftarkan ke kementerian hukum dan ham oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan telah mendapatkan sertifikat kekayaan intelektual komunal. Dengan demikian, lagu yang diciptakan oleh Yance Rumbino ini telah resmi menjadi milik pemerintah Provinsi Papua Barat. Oleh karena itu, siapa pun yang memproduksi lagu terbaru dalam albumnya wajib mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Papua Barat sebagai pemilik kekayaan intelektual komunal tersebut,\u201d jelas Bupati.<\/p>\n<p>Jadi,  dijelaskan Bupati Mesak, \u201cPenghargaan yang saya berikan pada hari ini adalah  bersifat  apresiasi kepada bapak Yance Rumbino yang telah berbakti dan berkarya  selama hidupnya untuk kemajuan musik dan seni di Kabupaten Nabire dan pada umumnya di tanah Papua.\u201d<\/p>\n<p>\u201cDi Kabupaten Nabire ini, selain bapak Yance, banyak tokoh telah berperan mengharumkan nama baik Nabire dan Papua baik  di bidang musik,  seni, sepak bola, dan di bidang lainnya. Oleh karena itu, penghargaan ini, saya berikan kepada bapak Yance tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para tokoh yang lainnya.\u201d<\/p>\n<p>kesulitan,  saya tidak tahu uang dari mana, tidak tahu makan nasi atau tidak,  tetapi Bagi Tuhan tidak ada hal yang misteri. Saya hanya menikmati  alam pedalaman dengan salju dan minum air dari gunung yang mengalir dan saya melihat banyak hal\u201d.<\/p>\n<p>Lebih lanjut ia menuturkan, \u201cYang Tuhan ciptakan di atas tanah ini unik unik tetapi di belakang ini ada yang misteri tanpa tahu maksud Tuhan dibalik itu. Saya melihat masyarakat dengan memakai koteka dengan umur saya 21 tahun, 10 tahun kemudian saya tinggalkan daerah itu pindah ke Nabire dan satu saat berjalan-jalan kurang lebih 100 KM dari Nabire, saya melihat emas keluar dari sungai begitu saja dan saya menjadi saksi hidup bersama istri saya.\u201d<\/p>\n<p>Kata dia, \u201cSaya ambil emas itu dari sungai dan saya lemparkan ke hutan, saya bilang cepat atau lambat sungai-sungai di tanah ini akan mengalirkan emas,  dan lagu ini saya luncurkan pada tahun 1985 bulan November saat. Saat itu, saya berumur 32 tahun.\u201d<\/p>\n<p>Dan hari ini, kata Yance, \u201cSaya berumur menjelang 68 tahun. Ini uatu penghargaan dari Bupati Nabire di masa lanjut, usia yang  sudah tidak kuat tetapi Bupati Nabire tolong saya. Terima kasih untuk Bapak Bupati Mesak Magai. Sukses untuk Pak Mesak di masa depan, Pak Mesak tahu mengharga karya orang dan saya yakin Tuhan akan buka jalan di masa depan.\u201d<\/p>\n<p>Berikut lirik lagu \u201cTanah Papua\u201d Karya Yance Rumbino:<\/p>\n<p>Tanah Papua<br \/>\nCipt. Yance Rumbino<\/p>\n<p>Disana pulauku<br \/>\nyang kupuja s\u2019lalu<br \/>\ntanah Papua<br \/>\nPulau indah<\/p>\n<p>Hutan dan lautmu<br \/>\nyang membisu selalu<br \/>\nCendrawasih Burung emas<\/p>\n<p>Chord:<br \/>\nGunung-gunung, Lembah-lembah, yang penuh misteri<br \/>\nKau kupuja s&#8217;lalu<br \/>\nKeindahan alammu<br \/>\nyang mempersona<\/p>\n<p>Sungaimu yang deras<br \/>\nmengalirkan emas<br \/>\nOh ya.. Tuhan Terimakasih.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabirekab.go.id &#8211; Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si memberikan uang senilai Rp200.000.000 (dua ratus juta) sebagai penghargaan kepada pencipta<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[102],"tags":[115,159,117],"class_list":["post-12972","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-budaya-pariwisata","tag-bupati-mesak","tag-seni-dan-budaya","tag-yance-rumbino"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12972","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12972"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12972\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}