{"id":195,"date":"2013-04-29T03:11:24","date_gmt":"2013-04-29T03:11:24","guid":{"rendered":"http:\/\/test.nabirekab.go.id\/?page_id=195"},"modified":"2016-12-02T01:38:23","modified_gmt":"2016-12-02T01:38:23","slug":"kesejahteraan-sosial","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/kesejahteraan-sosial\/","title":{"rendered":"Kesejahteraan &#038; Sosial"},"content":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan masyarakat baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern sekalipun, akan selalu ditemui permasalahan-permasalahan sosial yang dialami seperti anak yatim Piatu, Anak Cacat, Orang Jompo (Manula), PSK\/WTS dan sebagainya.<br \/>\nDi Kabupaten Nabire jumlah penyandang permasalahan sosial (masih menggunakan data tahun 2009) sebagaimana tabel di bawah ini :<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-73.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-758\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-73-176x300.jpg\" alt=\"kesos 73\" width=\"176\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-73-176x300.jpg 176w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-73.jpg 407w\" sizes=\"(max-width: 176px) 100vw, 176px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut seperti pembinaan melalui ceramah, penanganan melalui panti asuhan dan sebagainya. penanganan masalah sosial, dilakukan oleh pemerintah dan yayasan\/LSM yang bergerak di bidang sosial. Di Kabupaten Nabire terdapat beberapa Panti Asuhan (masih menggunakan data tahun 2009) yaitu :<br \/>\n1. Panti Asuhan Kanguru Jln. Jakarta Karang Mulia<br \/>\n2. Istiqomah di Kelurahan Bumi Wonorejo<br \/>\n3. Apik Wanggar Jln. Kapuas Karadiri<br \/>\n4. Panti Pencapetra Jln. DS. Y. Mamoribo<br \/>\n5. Pesat di Kalibobo<br \/>\n6. Ponpes As-Syafiiyah Jln. Pipit<br \/>\n7. Pondok Kasih Ibu di Karang Tumaritis<br \/>\n8. Ponpes Hidatullah Jln. Waharia Km 9<br \/>\n9. St. Theresia di Bukit Meriam<br \/>\n10. Marganiningsih di Bukit Meriam<br \/>\n11. Al Madinah Jln. Kesatriaan<br \/>\nSedangkan Asrama yang ada di Kabupaten Nabire (masih menggunakan data tahun 2009) sebagai berikut :<br \/>\n1. Kamu Barat di Kalibobo<br \/>\n2. Sukikai Jln. Pipit<br \/>\n3. Kamu Utara di Kali Bobo<br \/>\n4. Mapia di Kali Bobo<br \/>\n5. Damai di Kali Bobo<br \/>\n6. Dani di Karang Mulia<br \/>\n7. Toli di Karang Tumaritis<br \/>\n8. Napan di Jln. Mandala<br \/>\n9. Putri Moni di Kolor<br \/>\n10. Asrama Putri di Jln. Merdeka<br \/>\n11. Kamu Utara Putri di Kali Bobo<br \/>\n12. Pondok Kasih Ibu di Karang Tumaritis<br \/>\n13. Savelber di KPR Nabarua<\/p>\n<p>Di Kabupaten Nabire juga terdapat beberapa Yayasan Sosial yang menjadi binaan Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Nabire (masih menggunakan data tahun 2009) yaitu :<br \/>\n1. Pendidikan dan Sosial Ekonomi Itawadi bidang kegiatan Panti Asuhan dan Pembinaan Masyarakat Terasing<br \/>\n2. Filia bidang kegiatan Pembinaan Masyarakat Terasing dan Penyantun Anak Terasing<br \/>\n3. Putra Pegunungan Bintang bidang kegiatan Pemberian Beasiswa Bagi Anak Kurang Mampu<br \/>\n4. Lapupae bidang kegiatan Pembinaan Ekonomi Masyarakat Pedalaman<br \/>\n5. Kelabo bidang kegiatan Peningkatan Usaha Sosial Ekonomi Masyarakat Miskin<br \/>\n6. Sosial Ekonomi dan Pendidikan Puyapigu bidang kegiatan Penyantun Anak yatim Piatu Terlantar<br \/>\n7. Asrama Pendidikan Islam Karadiri bidang kegiatan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan<br \/>\n8. Pengembangan Usaha Guna Masyarakat Moge (Pugummo) bidang kegiatan Menampung Anak Yatim Piatu dan Putus Sekolah Non Panti<br \/>\n9. Yayasan YPPGI bidang kegiatan Pendidikan dan Persekolahan<br \/>\n10. Yayasan Bina Mandiri Utama (Yabimu) bidang kegiatan Pengembangan Masyarakat<br \/>\n11. Enaimo Keitai bidang kegiatan Penyantun anak terlantar non panti<br \/>\n12. Denyut Desa bidang kegiatan Pembinaan Pengembangan remaja putus sekolah<br \/>\n13. Anyuasen bidang kegiatan Pembinaan dan pengembangan usaha kecil dan menengah<br \/>\n14. Anubeta Taubat bidang kegiatan Pekabaran Injil dan Kesehatan Masyarakat<br \/>\n15. Satya Wiyata Mandala bidang kegiatan Pendidikan<br \/>\n16. Al-Falah bidang kegiatan Madrasah dan Panti Asuhan<br \/>\n17. Pendidikan Persekolahan Katholik (YPPK) bidang kegiatan Pendidikan (TK, SD, SMP dan SMA)<br \/>\n18. Pendidikan Kristen bidang kegiatan Pendidikan (SD s\/d Perguruan Tinggi)<br \/>\n19. Madona bidang kegiatan Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat<br \/>\n20. Pekerjaan Sosial bidang kegiatan Kesejahteraan Msyarakat dan Pembinaan Pemuda dan Remaja<br \/>\n21. Pelayanan dan Pengembangan Sosial Aweida bidang kegiatan Pengembangan Masyarakat Agama dan Kesejahteraan Sosial<br \/>\n22. Polidaya Indonesia bidang kegiatan Kesejahteraan Masyarakat dan Usaha Ekonomis Produktif<br \/>\n23. Pendidikan Kejahteraan dan Pelayanan Injil bidang kegiatan Pendidikan Kesejateraan Masyarakat dan Pelayanan Injil<br \/>\n24. Syalom Nabire bidang kegiatan Pendidikan dan Kursus Keterampilan<br \/>\n25. Rondai Raya Nabire bidang kegiatan Pendidikan dan Kesejteraan Masyarakat<br \/>\n26. Pesat bidang kegiatan Pendidikan dan Keterampilan<br \/>\n27. Serikat Moni bidang kegiatan Penyantunan Anak Terlantar dan Pengembangan Masyarakat Moni<br \/>\n28. Arminiah Papua Nabire bidang kegiatan Penyantum Yatim Piatu<br \/>\n29. Umania Papua bidang kegiatan Pengembangan Masyarakat<br \/>\n30. Hidatullah bidang kegiatan Penyantun Anak Yatim Piatu, Terlantar dan Miskin<br \/>\n31. Bhakti Mandala bidang kegiatan Pendidikan<br \/>\n32. Hasrat Suci Mandiri bidang kegiatan Penyantun Putri Pedalaman<br \/>\n33. Kanguru bidang kegiatan Panti Asuhan<br \/>\n34. Muhamadiyah bidang kegiatan Penyantun Anak Yatim Piatu dan Terlantar<br \/>\n35. Pondok Kasih Ibu bidang kegiatan Pendidikan dan Panti Asuhan<br \/>\n36. St. Theresia dan Taruna Karsa bidang kegiatan Pendidikan dan Panti Asuhan<\/p>\n<p>Dalam memaksimalkan peran lembaga-lembaga sosial perlu dilakukan pembinaan dan kerjasama yang sinergis antara pemerintah dan lembaga-lemabga sosial tersebut. Organisasi\/lembaga yang menjadi binaan Dinas Kesejahteraan sosial Kab Nabire (masih menggunakan data tahun 2009) terdiri dari :<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-74.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-759\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-74-300x142.jpg\" alt=\"kesos 74\" width=\"300\" height=\"142\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-74-300x142.jpg 300w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/kesos-74.jpg 464w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Untuk mengukur tingkat kesejahteraan keluarga dilakukan melalui 13 variabel yaitu :<br \/>\n1. Agama<br \/>\n2. Pangan<br \/>\n3. Sandang<br \/>\n4. Papan<br \/>\n5. Kesehatan<br \/>\n6. Pendidikan<br \/>\n7. Keluarga Berencana 8. Tabungan<br \/>\n9. Interaksi dalam keluarga<br \/>\n10. Interaksi dalam lingkungan<br \/>\n11. Informasi<br \/>\n12. Transportasi<br \/>\n13. Peran dalam masyarakat<\/p>\n<p>Berdasarkan variabel tersebut terdapat 5 tahapan keluarga sejahtera yaitu :<br \/>\n1. Keluarga Pra Sejahtera<br \/>\nyaitu keluarga-keluarga yang belum dapat memenuhi kebutuhan dasarnya (Basicneeds) secara minimal, seperti kebutuhan akan pengajaran agama, pangan, sandang, papan dan kesehatan.<br \/>\n2. Keluarga Sejahtera Tahap I<br \/>\nyaitu keluarga-keluarga yang telah dapat memenuhi kebutuhan dasarnya secara minimal, tetapi belum dapat memenuhi keseluruhan kebutuhan sosial Psikologis (Sosial Psycological Needs), seperti kebutuhan akan pendidikan, keluarga berencana, interaksi dalam keluarga, interaksi dalam lingkungan tempat tinggal dan transportasi.<br \/>\n3. Keluarga Sejahtera Tahap II<br \/>\nyaitu keluarga-keluarga yang disamping telah dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, juga telah dapat memenuhi keseluruhan kebutuhan perkembangannya (Developmental Needs) seperti kebutuhan untuk menabung dan memperoleh informasi.<br \/>\n4. Keluarga Sejahtera Tahap III<br \/>\nyaitu keluarga-keluarga yang telah dapat memenuhi seluruh kebutuhan dasarnya, kebutuhan sosial psikologis dan kebutuhan pengembangannya,namun belum dapat memberikan sumbangan yang maksimal terhadap masyarakat, seperti secara teratur memberikan sumbangan dalam bentuk material dan keuangan untuk kepentingan sosial, keagamaan, kesenian, olahraga, pendidikan dan sebagainya.<br \/>\n5. Keluarga Sejahtera Tahap III Plus<br \/>\nyaitu keluarga-keluarga yang telah dapat memenuhi segala kebutuhannya baik yang bersifat dasar, sosial psikologis maupun yang bersifat pengembangan dan telah dapat pula memberikan sumbangan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6563\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-miskin-236x300.jpg\" alt=\"pdk-miskin\" width=\"310\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-miskin-236x300.jpg 236w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-miskin-500x634.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-miskin.jpg 607w\" sizes=\"(max-width: 310px) 100vw, 310px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-6564 aligncenter\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos-108x300.jpg\" alt=\"pdk-pos\" width=\"215\" height=\"597\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos-108x300.jpg 108w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos-768x2134.jpg 768w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos-369x1024.jpg 369w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos-500x1389.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos.jpg 836w\" sizes=\"(max-width: 215px) 100vw, 215px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\" wp-image-6565 aligncenter\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos2-111x300.jpg\" alt=\"pdk-pos2\" width=\"210\" height=\"568\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos2-111x300.jpg 111w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos2-768x2079.jpg 768w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos2-378x1024.jpg 378w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos2-500x1353.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pdk-pos2.jpg 836w\" sizes=\"(max-width: 210px) 100vw, 210px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6566 aligncenter\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-nabar-300x218.jpg\" alt=\"rekap-nabar\" width=\"300\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-nabar-300x218.jpg 300w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-nabar-500x363.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-nabar.jpg 624w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6567 aligncenter\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-topo-300x234.jpg\" alt=\"rekap-topo\" width=\"300\" height=\"234\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-topo-300x234.jpg 300w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-topo-500x389.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekap-topo.jpg 614w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6568 aligncenter\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekpap-nbr-kta-277x300.jpg\" alt=\"rekpap-nbr-kta\" width=\"277\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekpap-nbr-kta-277x300.jpg 277w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekpap-nbr-kta-500x541.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/rekpap-nbr-kta.jpg 634w\" sizes=\"(max-width: 277px) 100vw, 277px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\" wp-image-6569 aligncenter\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam-213x300.jpg\" alt=\"validsi-muskam\" width=\"251\" height=\"354\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam-213x300.jpg 213w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam-500x705.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam.jpg 575w\" sizes=\"(max-width: 251px) 100vw, 251px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-6571\" src=\"http:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam2016-130x300.jpg\" alt=\"validsi-muskam2016\" width=\"215\" height=\"496\" srcset=\"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam2016-130x300.jpg 130w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam2016-768x1767.jpg 768w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam2016-445x1024.jpg 445w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam2016-500x1151.jpg 500w, https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/validsi-muskam2016.jpg 1063w\" sizes=\"(max-width: 215px) 100vw, 215px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan masyarakat baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern sekalipun, akan selalu ditemui permasalahan-permasalahan sosial yang dialami seperti<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-195","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/195","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/195\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6572,"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/195\/revisions\/6572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nabirekab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}