📍 Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Nabire Thursday, 15 October 2026

Nabire Siapkan Proyeksi Neraca Pangan 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Data yang Tepat

nabirekab.go.id –

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire menggelar Sosialisasi Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Tahun 2026 di Aula Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Jalan Ahmad Yani, Senin (12/10/2026). Bupati Nabire, Mesak Magai, membuka kegiatan tersebut secara resmi.


Dalam sambutannya, Bupati menyebut pangan sebagai kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh pada mutu hidup masyarakat. Ia menilai penyusunan proyeksi neraca pangan tidak boleh dipandang hanya sebagai pengumpulan angka atau pembuatan laporan administrasi. Proyeksi ini, kata Bupati, berfungsi sebagai alat perencanaan untuk memperkirakan ketersediaan pangan, mengenali kemungkinan surplus maupun defisit, serta mengantisipasi terganggunya pasokan.


Bupati juga menyinggung kedudukan Nabire sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan, sekaligus simpul distribusi barang bagi Provinsi Papua Tengah. Kedudukan itu, menurutnya, menuntut pengelolaan pangan yang direncanakan matang dan terukur, dengan bertumpu pada potensi lokal serta kebutuhan nyata masyarakat.


Untuk itu Bupati menyampaikan tiga arahan. Pertama, seluruh perangkat daerah dan instansi teknis diminta menyodorkan data yang akurat tentang produksi pertanian, perikanan, dan peternakan, stok pangan, serta tingkat konsumsi masyarakat, sebab data yang tepat menjadi dasar kebijakan yang sasarannya jelas. Kedua, kerja sama antara perangkat daerah, BPS, Perum Bulog, dan pelaku usaha pangan perlu terus diperkuat agar persepsi sama, data selaras, dan informasi saling bertukar. Ketiga, hasil proyeksi harus diwujudkan dalam langkah antisipasi yang nyata, mulai dari mengatasi kemungkinan defisit dan mengendalikan gejolak harga di pasar, hingga menyalurkan kelebihan produksi supaya petani, nelayan, dan peternak ikut merasakan manfaatnya.


Bupati turut meminta warga yang paling rentan tidak luput dari perhatian. Menurutnya, kelompok ini paling mudah kekurangan pangan ketika harga melonjak, cuaca tidak bersahabat, atau pengiriman barang tersendat.


Kegiatan ini dihadiri sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Perum Bulog.


Di akhir sambutan, Bupati berharap pertemuan ini melahirkan rekomendasi yang dapat terus dijalankan guna menguatkan ketahanan pangan, baik di Nabire maupun di Papua Tengah.

Website OPD & Wilayah

Akses langsung ke portal resmi Dinas, Badan, Distrik, dan Kelurahan Kabupaten Nabire