📍 Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Nabire Friday, 31 July 2026

Panen Perdana Padi Biofortifit di Kampung Bumi Raya, Pemkab Nabire Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

nabirekab.go.id

Nabire – Pemerintah Kabupaten Nabire melaksanakan panen perdana padi biofortifit varietas Inpari Arumba di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak awal pengembangan padi kaya antioksidan yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat Nabire.

Panen perdana ini dihadiri langsung oleh Bupati Nabire Mesak Magai bersama kelompok tani setempat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, menjelaskan bahwa pengembangan padi biofortifit merupakan bagian dari program peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat melalui penyediaan pangan bergizi. Program ini diwujudkan melalui penanaman demplot seluas lima hektare yang dimulai pada 21 April 2026 dan kini sebagian telah memasuki masa panen.

Varietas yang dikembangkan, Inpari Arumba, merupakan hasil persilangan padi merah dengan varietas Sintanur yang dirilis oleh Kementerian Pertanian dan memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Usia panennya sekitar 113 hari dengan aroma harum menyerupai pandan.

Pengembangan varietas ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Kabupaten Nabire. Program ini dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan melibatkan pemberdayaan Kelompok Tani Cendrawasih di Kampung Bumi Raya.

Berdasarkan deskripsi varietas, Inpari Arumba berpotensi menghasilkan sekitar 6,1 ton gabah per hektare. Pada panen perdana di lahan seluas dua hektare, produksi gabah kering panen tercatat sebesar 4,48 ton, atau setara sekitar 2,5 ton beras per hektare. Dari total lima hektare demplot, produksi diperkirakan mencapai sekitar 12,5 ton beras.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyebutkan bahwa capaian tersebut belum optimal karena keterbatasan pasokan air selama masa pertumbuhan, menyusul penutupan sementara saluran irigasi Kali Bumi yang tengah direhabilitasi. Meski begitu, ia menegaskan panen perdana ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan padi biofortifit di Kabupaten Nabire.

Sementara itu, Bupati Nabire Mesak Magai menyampaikan bahwa pengembangan sektor pertanian merupakan bagian dari strategi Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai potensi wilayah. Ia menjelaskan pembangunan Kabupaten Nabire terbagi dalam tiga zona pengembangan, yaitu kawasan pesisir dan kepulauan yang diarahkan pada perikanan, kelautan, dan pariwisata; kawasan perkotaan yang difokuskan pada pertanian, perikanan, dan perdagangan; serta wilayah pegunungan yang dikembangkan melalui komoditas peternakan, kakao, dan kopi.

Bupati Mesak menilai langkah Dinas Ketahanan Pangan mengembangkan padi biofortifit sebagai terobosan positif yang diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat Nabire ke depan.

Website OPD & Wilayah

Akses langsung ke portal resmi Dinas, Badan, Distrik, dan Kelurahan Kabupaten Nabire