Puncak Peringatan HUT KORPRI ke-43, Pemda Nabire Gelar Upacara Bendera.

upc3Nabirekab.go.id – Wakil Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos, M.Si bertindak selaku Inspektur Upacara dalam Peringatan HUT KORPRI ke 43 tahun 2014 Kab. Nabire. Upacara yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Nabire pada hari Selasa (2/12/2014) dihadiri oleh unsur Muspida kab. Nabire, serta PNS dilingkup Pemerintah Kab. Nabire. Pada kesempatan tersebut dilakukan Pengibaran sang Merah Putih serta Pembacaan Panca Prasetya KORPRI oleh petugas dan diikuti oleh peserta upacara yang hadir.

Pelaksanaan upacara yang diikuti oleh PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire ini mengambil tema ” Memperkokoh Jiwa Koprs, Netralitas, dan Profesionalitas Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Mendukung Suksesi Kepemimpinan menuju Bangsa yang Maju dan Bermartabat,” diharapkan Korpri dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintah dan melayani keperluan masyarakat dalam berbagai bidang.

 upc2Wakil Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos, M.Si ketika membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo selaku Penasihat Nasional KORPRI mengatakan, dengan telah diterbitnya Undang-undang Nomor 5 tahun 2004 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Korpri akan bertransformasi menjadi korps pegawai ASN untuk dapat menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN sebagai pemersatu bangsa.

upc4

“Sebagai organisasi, Korpri dapat mewujudkan fungsi-fungsinya yang berpedoman pada amanat Panca Prasetya Korpri,” kutip beliau. Dikatakannya, jajaran Korpri dapat menjadi guru dan teladan bagi perubahan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. “Jajaran Korpri untuk dapat memahami dan melaksanakan penataan birokrasi yang menjadikan birokrasi yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat dengan cepat lagi,” pesannya. “Berikan pelayanan birokrasi yang makin cepat, akurat, murah, dan baik. Jadilah birokrat yang melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

 Seusai Upacara, diadakan jamuan makan bagi peserta upacara berupa stand-stand makanan tradisional seperti bakso, soto ayam dan lain-lain.